Miss & Mister Vegetables

Memakai kaos dengan luaran kemeja lengan panjang yang digulung sampai siku, pakai celana panjang yang banyak kantongnya. Selalu mengalungkan handuk di lehernya dan bertopi, itulah kostum DENA perempuan cantik tomboy usia 25 tahun, berambut panjang sehari-harinya saat  mengambil sayuran dari para petani di desa dengan mobil pick-upnya yang butut tukang mogok. Ditemani PUTU, lelaki berusia 30 tahun yang hobinya tidur, setia menemani kemana saja Dena pergi. Putu anak sebatang kara yang dirawat orang tua Dena sejak usia 10 tahun.

Putu sudah seperti kakak kandungnya Dena, kakak yang sabar dan menerima saja dimarahi adiknya yang emosional sebagai tempat pelampiasan kekesalan. Mobil mogok, Dena marah-marah. Kena macet Dena marah-marah sambil mengeluarkan sumpah serapah dan nyerocos solusi yang harus dilakukan pemerintah untuk mengatasi kemacetan. Putu yang hanya lulusan SD hanya manggut-manggut saja, mendengarkan Dena yang tak hentinya brbicara. Tapi Putu tidak akan diam saja kalau Dena akan menonjok orang. Lelaki berkulit hitam, tak berwajah ganteng ini bergerak cepat akan melerainya.

Seperti halnya yang terjadi di hari minggu pagi, dimana Dena kesiangan untuk mengambil sayuran dan dirinya harus sampai di kota dalam waktu dua jam. Dena membawa mobil dengan kecepatan tinggi, di sebuah perempatan mobil pick-upnya beradu dengan sebuah mobil jeep. Dena langsung keluar dan menghampiri si pngemudi mobil Jeep itu, siap-siap mau menonjoknya tetapi Putu langsung menahannya. Dan Denalah yang mendapat tonjokkan dari si pengemudi mobil Jeep itu. Akhirnya keduanya terlibat adu mulut, Putu menarik Dena untuk segera pergi. Dena marah, Putu kali ini pun marah kepada Dena. Kalau telat sampai kota mereka tidak akan mendapatkan uang.

Dena bercita-cita ingin punya supermarket sayuran. Dengan beberapa anak buah yang bertugas mengantarkan mengambil sayuran di desa dan mengantarkannya ke kota. Dia dan Putu mengurusi supermarketnya. Tapi entah kapan cita-citanya itu menjadi kenyataan, Dena tidak memiliki modal untuk mewujudkannya. Dena ingin punya suami orang kaya, dengan yakin dia pasti akan mendapatkannya agar bisa memodalinya membuat supermarket sayuran. Apa yang dilakukan Dena?

Selama tiga hari berturut-turut Dena memakai dress dan sandal pendek wanita dalam  melakukan aktifitas rutinnya setiap hari. Dena yang tidak terbiasa menjadi tidak nyaman dengan kondisi seperti itu. Saat mengangkat sekeranjang sayuran dressnya tergerai tertiup angin. Ada lagi kejadian yang memalukan lainnya karena pakai dress. Sandal pendek wanitanya putus, saat kejeblos di tanah becek diangkat paksa yang terjadi malah putus. Dena pun sering mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari para lelaki yang ditemuinya ketika ke pasar yang ada di kota, saat mengantarkan sayuran ke sana.

Tak ada lelaki kaya yang ditemuinya, malah mengalami kejadian-kejadian memalukan. Dena pun kembali seperti semula, kostum yang membuatnya nyaman. Memakai kaos dengan luaran kemeja lengan panjang yang digulung sampai siku, pakai celana panjang yang banyak kantongnya. Selalu mengalungkan handuk di lehernya dan bertopi

DION, 28 tahun anak dari seorang pengusaha restoran di kota Denpasar sedang melakukan survey di pasar modern. Lelaki kaya, ganteng dan berbadan atletis ini, ingin membuat sebuah toko sayuran online. Survey yang Dion di pasar adalah, survey harga-harga sayuran. Putu mendekatinya, menanyakan alasana Dion menanyakan harga-harga sayuran kepada para pedagang sayuran tersebut. Dion yang ramah, tidak keberatan untuk menjelaskannya kepada Putu yang baru dikenalnya itu.

Putu menceritakannya kepada Dena di perjalanan pulang dari kota. Dena yang tidak sempat bertemu dengan Dion, ingin sekali bertemu dengannya. Dengan harapan dirinya bisa bekerjasama dengan Dion, dan cita-citanya Dena menjadi kenyataan memiliki supermarket sayuran. Harapan lainnya adalah dia bisa menikah dengan lelaki itu.

Dena semangat sekali setiap mendatangi pasar modern yang kemarin ini Putu bertemu dengan Dion, tapi sayangnya dalam seminggu ini Dena tidak menemui anak pengusaha itu. Dena putus asa, pulang dengan membawa kecewa dan sedih. Namun, akhirnya Putu ingat nama restoran milik keluarga Dion. Dena bersemangat, wajah sdihnya langsung hilang. Keduanya langsung menuju restoran mewah dengan bangunan di desain sederhana, membuat Dena dan Putu tidak malu untuk masuk ke dalamnya. Hanya sedikit malu pada saat di parkiran yang rata-rata mobil parkir di sana adalah mobil mewah.

Setelah setengah jam berada di dalam restoran, akhirnya Dena bertemu juga dengan Dion. Mereka langsung terlibat adu mulut, dan pukul-pukulan. Hampir saja Dena ingin menonjok Dion, tetapi Putu dan ANGGA (50 tahun) ayah Dion yang baru datang langsung memisahkan mereka. Ternyata Dion adalah lelaki pengendara mobil Jeep yang menonjok Dena beberapa waktu lalu.

Ayah Dion tertawa geli mendengarkan Putu menceritakan yang terjadi diantara Dena dan Dion pada saat itu. Lalu Putu mewakili Dena yang masih kesal, menceritakan maksud dan tujuannya bersama Dena datang ke restoran. Angga dengan besar hati menyambutnya dengan baik. Tinggal Dion, apakah dia mau bekerjasama dengan Dena. Dion bersungut-sungut kesal tidak mungkin bekerjasama dengan Dena. Dena kembali marah-marah tidak terima dengan omongan Dion yang menyinggung dirinya. Dion langsung pergi, Dena pun langsung menuju parkiran untuk pulang. Angga dan Putu berusaha menahan mereka untuk tidak pergi. Tetapi usaha mereka gagal.

Untuk kali ini benar-benar sudah tidak ada harapan Dena memiliki supermarket sayuran. Sementara Dion mengalami kesulitan untuk mendapatkan supplier sayuran untuk usaha yang akan dijalaninya itu. Pada akhirnya setelah mendapat masukkan dari ayahnya, Dion pun mau mengajak Dena bekerjasama dengan memberikan syarat. Dena pun tidak mau kalah, diberikan syarat juga kepada Dion.

Pada hari yang telah ditentukan, keduanya menjalani persyaratan yang telah disepakati. Dena menjalankan syarat dari Dion, menjual sayuran secara online. Dena banyak mengalami kesulitan, pasalnya dia tidak bisa mengoperasikan komputer ditambah lagi harus berhubungan dengan internet. Alhasil computer mengalami kerusakan dan Dena tidak bisa melakukan kegiatan berjualan online. Sedangkan Dion yang diminta Dena untuk berjualan keliling yang terbiasa naik turun mobil mewah harus harus mendorong-dorong gerobak sayuran, di hari pertama gerobaknya terperosok kemudian di hari berikutnya menabrak pohon. Tetapi Dion pantang menyerah, dia mampu mengatasi kendala yang dihadapinya. Sehingga berhasil melakukan berjualan sayur keliling, dengan itu dia tahu keinginan konsumen dalam hal mengkonsumsi sayuran. Sayuran yang bagaimana, harga hingga seberapa banyak dan pentingnya konsumsi sayuran bagi konsumen dan keluarga.

Kebanggaan Dion berhasil mengerjakan tantangan dari Dena. Dan kesempatan baginya untuk memberikan tantangan lain kepada Dena, tapi kali ini tantangannya adalah Dena harus mau belajar komputer dan internet dengannya agar bisa membantunya berjualan sayuran online. Dengan senang hati Dena menyetujuinya, itu berarti Dion pun mau memodalinya membuat supermarket sayuran.

Usaha bersama mereka adalah Miss & Mister Vegetables, supermarket sayuran sekaligus toko sayuran online diperuntukkan bagi konsumen pria dan wanita segala usia yang ingin belanja sayur secara langsung maupun online. Dion pun akhirnya jatuh cinta kepada Dena, dan menikahinya. Setelah menikah jangkauan usaha mereka sampai ke luar Pulau Bali.

Putri. Jakarta, 24-12-12

Hahaha ini masih kacau balau, maklum masih belajar. Ceritanya…sinopsis FTV ini dibuat sebagai hasil dari mengikuti kelas skenario online, kemudian sama gurunya diedit dan dikirim ke  PH. Alhamdulillah walaupun dirombak habis-habisan alur cerita dari sinopsis ini, tapi idenya diterima PH untuk dibuat FTVnya. FTV dengan judul “Bidadari Penjual Sayur Keliling”, tayang di SCTV pada tanggal 27 April 2013.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s